Henzter-o-Rama

RSS

Mesin Waktu: Nonton Balet @ TIM, Februari 2007

Lakon “Swan Lake” Persembahan Russian State Ballet Theatre. Nggak berasa sudah 4 tahun!





Dulu, waktu SD, perusahaan penerbit Elex Media sering banget nerbitin komik balet, mulai dari yang cerita pendek, sampai yang bersambung-sambung nggak selesai-selesai. Mulai dari yang cerita ringan sampai yang sarat tragedi. Gara-gara komik-komik itu, aku pengen bisa nari balet. Tapi kemudian nggak kesampaian karena kayaknya tulangnya nggak cocok atau apa gitu.





Kemudian, ketika masuk SMP, saya menemukan komik wayang RA Kosasih lengkap di perpustakaan. Dasar latah, itu pun membuat saya ingin sekali nari wayang. Tapi entah kenapa di Jakarta malah nyari sekolah tari wayang lebih susah daripada nyari sekolah tari balet.

Pada waktu itu pula, banyak buku cerita perwayangan di toko buku: buku saku, kumpulan cerita dongeng wayang, dan masih banyak lagi. Akhirnya ya mengkoleksi buku saja bisanya. Walau sekarang buku itu pun sudah hilang entah ke mana karena dihibah ke sepupu dan ponakan yang lebih membutuhkan. Tapi kangen euy!





Dan! Hari ini harddisk komputer melolong-lolong kekurangan sepes, jadi semua file-file yang tidak perlu harus di’buang’. Ya ya, nasib harddisk kekecilan di zaman serba moderen ini. Ada foto-foto waktu kuliah yang harus dibersihkan, ada foto-foto nggak penting yang serta-merta dihapus, ada juga foto-foto yang aneh-aneh yang saya sendiri tidak ingat itu foto apa, kapan diambil dan di mana diambilnya.





Dari sekian banyak foto-foto (ada kali berapa puluh gitu) yang ada hubungannya dengan cara ini, cuma foto-foto ini yang agak ‘bagus’. Pun, kata temanku: fotonya bikin sakit mata, karena nggak ada satu pun yang fokus. Ngeblur dan ga jelas semuanya. *masa bodo’ ah*





Omong-omong, kayaknya ini kali satu-satunya aku nonton balet. Eh yang kedua kali deh. Tapi ini kali pertama aku mengetahui betapa para penari ini tenaganya besaaaar sekali. Dan kemampuan aktingnya hebat! Gimana nggak, di atas panggung senyam-senyum kayak nggak ada apa-apa yang terjadi, begitu sampe belakang panggung langsung nafas kayak mau putus. Detik selanjutnya balik ke panggung lagi seperti tidak terjadi apa-apa.





Yang hebatnya lagi, makannya itu! Banyaaaak sekali. Tapi tetap kurus-kurus gitu ya :) Dan cerianya minta ampun. Dan yang aku ingat, mereka suka sekali dengan semangka. Mungkin karena selain rasanya enak, juga mengandung banyak air sehingga tidak dehidrasi. Mungkin lho. Yang pasti, satu semangka bulat bisa habis sendirian!





Ah nostalgia….